Jurnal Perempuan
  • TENTANG KAMI
    • Profil
    • Kontak
    • Laporan Tahunan
    • Demo Suara Ibu Peduli
    • Rilis JP
  • Jurnal Perempuan
    • Indonesian Feminist Journal
    • Kirim Tulisan
  • YJP PRESS
    • Buku Seri YJP Press
  • KAFFE
    • Booklet KAFFE
  • Podcast JP
    • Radio JP
  • Sahabat JP
    • Daftar Nama SJP
    • International Friends of JP
    • Blog SJP
    • Gathering SJP
  • Wacana Feminis
    • Tokoh Feminis
    • Cerpen/Puisi Feminis
  • Warta Feminis
  • Warung JP
    • Daftar Toko Buku
  • Toeti Heraty Scholarship
    • Biodata Penerima Beasiswa 2022
    • Biodata Penerima Beasiswa 2023
    • Biodata Penerima Beasiswa 2024
    • Biodata Penerima Beasiswa 2025
Warta Feminis

Toeti Heraty Scholarship 2026 Diluncurkan, YJP dan YTHR Perkenalkan Sembilan Penerima Beasiswa

8/7/2026

 
PictureDok. Jurnal Perempuan
     ​Toeti Heraty Scholarship (THS) 2026 Angkatan kelima resmi diluncurkan melalui kegiatan Peluncuran THS 2026 dan Diskusi Publik yang diselenggarakan oleh Yayasan Jurnal Perempuan bersama Yayasan Toeti Heraty Roosseno secara daring melalui Zoom pada Kamis (2/7/2026). Kegiatan ini dibuka oleh Andi Thoifatul Misbach selaku Koordinator THS 2026. Ia menyampaikan bahwa peluncuran THS 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan sembilan penerima beasiswa yang telah terpilih melalui serangkaian proses seleksi. Peluncuran tersebut juga dirangkaikan dengan diskusi publik bertajuk "Kontribusi Strategis Perempuan dalam Transisi Hijau yang Berkeadilan" bersama Gadis Arivia, akademisi dan pendiri Yayasan Jurnal Perempuan, sebagai ruang refleksi mengenai peran strategis perempuan dalam mewujudkan transisi hijau yang berkeadilan. 


Read More

Melampaui Representasi: Kepemimpinan Kolektif Perempuan Akar Rumput di Gresik

3/7/2026

 
PictureDok. Jurnal Perempuan
​     Dalam diskursus pembangunan di Indonesia, kepemimpinan perempuan hampir selalu dibicarakan melalui bahasa representasi. Pertanyaan yang diajukan berulang kali adalah berapa banyak perempuan menjadi kepala daerah, anggota legislatif, atau menduduki jabatan strategis dalam birokrasi. Cara pandang semacam ini secara tidak langsung menyamakan kepemimpinan dengan posisi formal, seolah-olah seseorang baru dapat disebut pemimpin ketika memperoleh legitimasi institusional. Akibatnya, pengalaman perempuan yang membangun perubahan sosial dari luar struktur kekuasaan sering kali luput dari perhatian, bahkan tidak dianggap sebagai praktik kepemimpinan.


Read More

Catatan Kelam yang Terus Berulang

1/7/2026

 
PictureDok. Jurnal Perempuan
     ​Pada Jumat (12/6/2026) di bilangan Jakarta Selatan, Arus Pelangi meluncurkan Laporan Catatan Kelam: Kekerasan terhadap LGBTIQ+ di Indonesia Tahun 2024–2025. Dalam laporan ini terlihat bahwa kekerasan terhadap LGBTIQ+ muncul sebagai pola yang berulang. Pola ini tidak terbatas pada: ruang privat atau publik, dunia luring atau ruang digital, dan siapa yang melakukannya. Kekerasan tersebut merupakan bagian dari kerentanan struktural yang terus direproduksi bermacam lapisan seperti sistem sosial, politik, hukum, dan budaya.


Read More

Luka dalam Wajah Demokrasi: Upaya Kolektif untuk Politik Bebas Kekerasan Seksual

24/6/2026

 
PictureDok. Jurnal Perempuan
     Kekerasan berbasis gender, terutama kekerasan seksual masih menjadi persoalan serius di partai politik. Kondisi tersebut kerap dipengaruhi oleh relasi kuasa yang timpang, stigma yang melekat pada korban, hingga belum adanya mekanisme internal yang tegas dan berpihak pada korban. Hal ini menjadi pembahasan utama oleh Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) dalam penyelenggaraan Diskusi Media “Membangun Ruang Aman dalam Politik: Pembelajaran dan Arah Penguatan Partai Politik dalam Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual” yang telah dilaksanakan pada Rabu (17/6/2024) lalu. Diskusi media ini menghadirkan paparan para narasumber sebagai penulis dari buku Panduan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Partai Politik. Kegiatan ini juga diisi dengan tanggapan dari perwakilan partai politik peserta lokakarya yang telah mengikuti proses asistensi penyusunan buku panduan, SOP, maupun kebijakan internal terkait pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan partai politik.        


Read More

Kekerasan pada Anak di Sekolah: Siapakah yang Seharusnya Bertanggung Jawab?

15/6/2026

 
PictureDok. Jurnal Perempuan
     Kekerasan di ruang pendidikan adalah fenomena yang kini marak kita jumpai. Idealnya, sekolah adalah ruang aman bagi anak-anak dan remaja untuk tumbuh, belajar, dan mengeksplorasi potensi diri tanpa rasa takut. Namun realitasnya, hak mendasar anak untuk belajar dalam lingkungan yang setara dan bebas dari ancaman masih sering kali terenggut. Sekolah yang seharusnya menopang kehidupan anak justru kerap menjadi tempat terjadinya berbagai bentuk kekerasan, diskriminasi, hingga eksklusi. Berangkat dari urgensi tersebut, Pusat Kajian dan Advokasi Perlindungan dan Kualitas Hidup Anak Universitas Indonesia (PUSKAPA UI) menyelenggarakan acara diseminasi riset bertajuk “Memberdayakan Sekolah sebagai Garda Terdepan untuk Mencegah dan Menangani Kekerasan” pada Kamis (11/6/2024) di Manhattan Hotel, Jakarta.


Read More

Pengabaian atas Pengakuan Femisida: Ancaman terhadap Napas Perempuan

9/6/2026

 
PictureDok. Jurnal Perempuan
     ​Jakarta (5/6/2026), peluncuran Laporan Femisida 2025 yang disusun Jakarta Feminist dilaksanakan di Tebet, Jakarta Selatan. Laporan ini disusun oleh Jakarta Feminist dan dibantu oleh peneliti eksternal Jakarta Feminist. Peluncuran ini diisi oleh Gispa Ferdinanda (Sa Perempuan Papua) sebagai pembicara. Pada sesi diskusi, ada empat penanggap pada peluncuran ini, Amalia Mahsunah (Tenaga Ahli LPSK), Sondang Frishka Simanjuntak (Koordinator Komnas Perempuan 2025–2030), Eka Christiningsih Tanlain (Komnas HAM), dan YM Ainal Mardhiah (Hakim Agung Republik Indonesia).


Read More

Ketika Masa Depan Remaja Perempuan Dipandang Melalui Kacamata “Investasi” dan “Return”

5/6/2026

 
PictureDok. Jurnal Perempuan
      Pada Kamis (4/6/2026), Kementerian PPN/BAPPENAS yang bekerja sama dengan European Union (EU) menyelenggarakan diseminasi hasil studi bertajuk “Economic Modelling of Projected Returns on Investment on Adolescent Girls in Indonesia”. Acara yang menggarisbawahi investasi pada remaja perempuan sebagai strategi pembangunan yang menjanjikan keuntungan atau return ekonomi di masa depan ini diselenggarakan secara luring di Kantor Bappenas, Jakarta Pusat.


Read More

Membumikan Pendidikan Iklim untuk Kaum Muda

5/6/2026

 
PictureDok. Jurnal Perempuan
     Berbicara mengenai isu iklim, pelibatan seluruh lapisan masyarakat menjadi penting untuk dilakukan. Anak-anak hingga lansia, tanpa pandang bulu, kini menjadi korban bagi krisis iklim itu sendiri. Sayangnya, suara anak-anak dan kaum muda kerap kali diremehkan bahkan diabaikan dalam pengambilan keputusan maupun perencanaan dalam diskursus ini. 
​

      Berangkat dari keresahan itu, Pusat Kajian dan Advokasi Perlindungan dan Kualitas Hidup Anak Universitas Indonesia (PUSKAPA UI) bersama Australian National University (ANU), dengan dukungan Pemerintah Australia melalui program KONEKSI, meluncurkan Modul Kaum Muda: Lab Aksi Iklim dalam acara diseminasi bertajuk “Memperkuat Literasi Iklim Kritis dan Partisipasi Anak dan Kaum Muda untuk Keadilan Iklim”. Kegiatan ini diselenggarakan di Hotel Ashley Wahid Hasyim, Jakarta, pada Kamis (6/4/2026) dan menghadirkan perwakilan pemerintah, akademisi, organisasi masyarakat sipil, hingga subjek dari wilayah riset seperti Jakarta, Pekalongan, dan Pontianak.


Read More

Di Balik Pintu Rumah: Belajar Bersuara Bersama untuk Pekerja Rumah Tangga Anak

2/6/2026

 
PictureDok. Jurnal Perempuan
     ​Jakarta, 23 Mei 2026, PUSKAPA (Pusat Kajian dan Advokasi Perlindungan dan Kualitas Hidup Anak Universitas Indonesia) melangsungkan lokakarya bertajuk “Di Balik Pintu Rumah: Tersembunyinya Pekerja Rumah Tangga Anak” di Wahid Hasyim, Jakarta. Acara berlangsung secara sukarela dan berdasarkan persetujuan peserta. Sejak awal, peserta anak yang hadir tidak ditempatkan sebagai pendengar pasif, peserta anak memiliki posisi sebagai individu yang memiliki agensi atas dirinya sendiri.


Read More

Menguji Janji Kemanusiaan KUHP Baru: Transisi Hukum, Akuntabilitas Yudisial, dan Kerentanan HAM

30/5/2026

 
PictureDok. Jurnal Perempuan
     ​Memasuki fase transisi sebelum pemberlakuan penuh Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru, komitmen negara dalam menegakkan hukum yang adil, akuntabel, dan berbasis Hak Asasi Manusia (HAM) kembali diuji. Dalam rangka membedah dinamika tersebut, Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) menyelenggarakan diseminasi laporan tahunan bertajuk Situasi Kebijakan Pidana Mati di Indonesia 2025: Pidana Mati dalam Transisi KUHP dan KUHAP Baru: Menguji Komitmen Negara pada Kamis (21/5/2026) secara daring. Diskusi ini menjadi ruang refleksi penting bagi para regulator, penegak hukum, dan masyarakat sipil untuk mengawal masa depan pemidanaan di Indonesia.


Read More
<<Previous
    Jurnal Perempuan
    ​
    terindeks di:
    Picture

    Archives

    July 2026
    June 2026
    May 2026
    April 2026
    March 2026
    February 2026
    January 2026
    December 2025
    November 2025
    October 2025
    September 2025
    August 2025
    July 2025
    June 2025
    May 2025
    April 2025
    March 2025
    February 2025
    January 2025
    December 2024
    November 2024
    October 2024
    September 2024
    August 2024
    July 2024
    June 2024
    May 2024
    April 2024
    March 2024
    February 2024
    January 2024
    December 2023
    November 2023
    October 2023
    September 2023
    August 2023
    July 2023
    June 2023
    May 2023
    April 2023
    March 2023
    February 2023
    January 2023
    December 2022
    November 2022
    October 2022
    September 2022
    August 2022
    July 2022
    June 2022
    May 2022
    April 2022
    March 2022
    February 2022
    January 2022
    December 2021
    November 2021
    October 2021
    September 2021
    August 2021
    July 2021
    June 2021
    April 2021
    March 2021
    February 2021
    January 2021
    December 2020
    October 2020
    August 2020
    July 2020
    June 2020
    April 2020
    March 2020
    February 2020
    January 2020
    December 2019
    November 2019
    October 2019
    September 2019
    August 2019
    July 2019
    June 2019
    May 2019
    April 2019
    March 2019
    February 2019
    January 2019
    December 2018
    November 2018
    October 2018
    September 2018
    August 2018
    July 2018
    June 2018
    May 2018
    April 2018
    March 2018
    February 2018
    January 2018
    December 2017
    October 2017
    September 2017
    August 2017
    July 2017
    June 2017
    May 2017
    April 2017
    March 2017
    December 2016
    November 2016
    September 2016
    August 2016
    July 2016
    June 2016
    May 2016
    April 2016
    March 2016
    February 2016
    January 2016
    December 2015
    November 2015
    October 2015
    September 2015
    August 2015
    July 2015
    June 2015
    May 2015
    April 2015
    March 2015
    February 2015
    January 2015
    December 2014
    November 2014
    October 2014
    September 2014
    August 2014
    July 2014
    June 2014

    Categories

    All

    RSS Feed

Yayasan Jurnal Perempuan| Alamanda Tower, 25th Floor | Jl. T.B. Simatupang Kav. 23-24 Jakarta 12430 | Telp. +62 21 2965 7992 Fax. +62 21 2927 7888 | [email protected]
  • TENTANG KAMI
    • Profil
    • Kontak
    • Laporan Tahunan
    • Demo Suara Ibu Peduli
    • Rilis JP
  • Jurnal Perempuan
    • Indonesian Feminist Journal
    • Kirim Tulisan
  • YJP PRESS
    • Buku Seri YJP Press
  • KAFFE
    • Booklet KAFFE
  • Podcast JP
    • Radio JP
  • Sahabat JP
    • Daftar Nama SJP
    • International Friends of JP
    • Blog SJP
    • Gathering SJP
  • Wacana Feminis
    • Tokoh Feminis
    • Cerpen/Puisi Feminis
  • Warta Feminis
  • Warung JP
    • Daftar Toko Buku
  • Toeti Heraty Scholarship
    • Biodata Penerima Beasiswa 2022
    • Biodata Penerima Beasiswa 2023
    • Biodata Penerima Beasiswa 2024
    • Biodata Penerima Beasiswa 2025