Jurnal Perempuan
  • TENTANG KAMI
    • Profil
    • Kontak
    • Laporan Tahunan
    • Demo Suara Ibu Peduli
    • Rilis JP
  • Jurnal Perempuan
    • Indonesian Feminist Journal
    • Kirim Tulisan
  • YJP PRESS
    • Buku Seri YJP Press
  • KAFFE
    • Booklet KAFFE
  • Podcast JP
    • Radio JP
  • Sahabat JP
    • Daftar Nama SJP
    • International Friends of JP
    • Blog SJP
    • Gathering SJP
  • Wacana Feminis
    • Tokoh Feminis
    • Cerpen/Puisi Feminis
  • Warta Feminis
  • Warung JP
    • Daftar Toko Buku
  • Toeti Heraty Scholarship
    • Biodata Penerima Beasiswa 2022
    • Biodata Penerima Beasiswa 2023
    • Biodata Penerima Beasiswa 2024
    • Biodata Penerima Beasiswa 2025
Warta Feminis

Tim Pengabdian Masyarakat FIB UI Giatkan Pencegahan Perkawinan Anak di Desa Jerowaru, Lombok Timur

22/10/2024

 
PictureDok. Tim Pengmas FIB UI
     Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia (FIB UI) kembali terjun langsung ke lapangan guna mendukung kesejahteraan masyarakat sebagai aktualisasi salah satu aspek sentral dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Bentuk komitmen akan isu-isu sosial yang berkelindan pada masyarakat tersebut dikemas melalui kegiatan pengabdian bertajuk, “Pencegahan Perkawinan Anak di Desa Jerowaru, Lombok Timur”. Kegiatan yang diselenggarakan sejak tanggal 20 hingga 22 September 2024 ini dikepalai oleh Abby Gina Boang Manalu (Dosen Ilmu Filsafat, FIB UI) bersama-sama dengan Ikhaputri Widiantini (Dosen Ilmu Filsafat, FIB UI), Nada Salsabila (Alumni Ilmu Filsafat 2018, FIB UI), dan Ni Putu Putri Wahyu Cahyani (Alumni Ilmu Filsafat 2020, FIB UI).

     Adapun tema besar yang diangkat oleh tim pengabdian masyarakat FIB UI kali ini juga melibatkan beberapa pihak yang secara strategis menjadi penggerak dan pendorong pencegahan perkawinan anak di Desa Jerowaru, Lombok Timur. Pihak-pihak tersebut di antaranya seperti, tenaga kesehatan, ibu-ibu PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga), hingga kelompok remaja selaku Duta Genre di Jerowaru.

     Topik perkawinan anak sendiri menjadi salah satu momok yang masih terikat erat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Lombok Timur, khususnya Jerowaru. Laporan Sensus Penduduk oleh Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sendiri telah menunjukkan bahwa pada tahun 2022, persentase perempuan berusia 20-24 tahun yang menikah sebelum usia 18 di NTB mencapai 16,33 persen, angka ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 8,06 persen. Data tersebut turut menunjukkan bahwa perempuan usia 15-19 tahun di NTB yang melahirkan memiliki pendidikan rendah. Pada konteks ini, sebanyak 31,49 persen dari mereka hanya menamatkan pendidikan sekolah dasar. Sementara itu, 51,01 persen  menamatkan jenjang SMP dan hanya 17,49 persen yang menyelesaikan pendidikan SMA atau lebih tinggi.

     Kondisi masyarakat tersebut membuat inisiasi kegiatan pengabdian masyarakat di atas semakin relevan dalam menjawab tantangan di wilayah Lombok Timur secara khusus. Abby Gina melalui sambutannya menyatakan bahwa, “Kami (Tim Pengmas FIB UI-red) percaya bahwa teman-teman (peserta-red) merupakan sumber pengetahuan. Harapannya hasil dari perbincangan ini nantinya dapat bermanfaat untuk teman-teman di Jerowaru, juga bisa berdampak untuk komunitas yang lebih luas.”

     Kegiatan pengabdian masyarakat ini berlangsung secara interaktif dengan melibatkan partisipasi aktif dari para peserta. Tidak hanya mengelaborasi media presentasi sebagai instrumen pemaparan dengan media visual lainnya, fasilitator turut menggandeng para peserta untuk proaktif dalam berbagai permainan, seperti mitos atau fakta guna mengklarifikasi pengetahuan bersama seputar perkawinan anak.
Picture
Dok. Tim Pengmas FIB UI
     Tidak hanya itu, kegiatan ini turut menyertakan sesi diskusi dalam kelompok-kelompok kecil guna memantik para peserta dalam bertukar pikiran berkaitan dengan kasus-kasus yang tengah dibahas. Hasilnya, ide-ide yang kritis dan kreatif berhasil dilahirkan oleh tiap-tiap kelompok dengan baik. Pendekatan ini juga membuat kegiatan pengabdian kali ini tidak hanya berfokus pada pemahaman teoritis semata, tetapi justru merangkul pengetahuan dan pengalaman valid dari para peserta di Jerowaru, Lombok Timur. Pada akhir sesi, salah seorang perwakilan peserta menyampaikan kesan dan pesannya bahwa kegiatan pengabdian ini pun turut menguatkan kapasitas mereka untuk mendapatkan pemahaman secara komprehensif perihal dampak lebih lanjut dari perkawinan anak.

     Praktik perkawinan anak masih menempatkan perempuan pada kedudukan yang lebih rentan. Tidak hanya menghilangkan hak mereka untuk mendapatkan pelayanan kesehatan reproduksi dan seksual, perkawinan pada usia anak-anak juga lebih berisiko menciptakan komplikasi dan kematian pada ibu. Laporan dari Komnas Perempuan (2019) juga telah memperkuat bahwa perkawinan anak dapat meningkatkan kerentanan perempuan sebagai korban kekerasan dalam rumah tangga sebab masih adanya ketidakstabilan psikologis yang mereka miliki. Oleh karena itu, pencegahan dan penghapusan perkawinan anak merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan guna melindungi beragam hak dan masa depan mereka sebagai generasi penerus bangsa.  (Ni Putu Putri Wahyu Cahyani)
​

Comments are closed.
    Jurnal Perempuan
    ​
    terindeks di:
    Picture

    Archives

    January 2026
    December 2025
    November 2025
    October 2025
    September 2025
    August 2025
    July 2025
    June 2025
    May 2025
    April 2025
    March 2025
    February 2025
    January 2025
    December 2024
    November 2024
    October 2024
    September 2024
    August 2024
    July 2024
    June 2024
    May 2024
    April 2024
    March 2024
    February 2024
    January 2024
    December 2023
    November 2023
    October 2023
    September 2023
    August 2023
    July 2023
    June 2023
    May 2023
    April 2023
    March 2023
    February 2023
    January 2023
    December 2022
    November 2022
    October 2022
    September 2022
    August 2022
    July 2022
    June 2022
    May 2022
    April 2022
    March 2022
    February 2022
    January 2022
    December 2021
    November 2021
    October 2021
    September 2021
    August 2021
    July 2021
    June 2021
    April 2021
    March 2021
    February 2021
    January 2021
    December 2020
    October 2020
    August 2020
    July 2020
    June 2020
    April 2020
    March 2020
    February 2020
    January 2020
    December 2019
    November 2019
    October 2019
    September 2019
    August 2019
    July 2019
    June 2019
    May 2019
    April 2019
    March 2019
    February 2019
    January 2019
    December 2018
    November 2018
    October 2018
    September 2018
    August 2018
    July 2018
    June 2018
    May 2018
    April 2018
    March 2018
    February 2018
    January 2018
    December 2017
    October 2017
    September 2017
    August 2017
    July 2017
    June 2017
    May 2017
    April 2017
    March 2017
    December 2016
    November 2016
    September 2016
    August 2016
    July 2016
    June 2016
    May 2016
    April 2016
    March 2016
    February 2016
    January 2016
    December 2015
    November 2015
    October 2015
    September 2015
    August 2015
    July 2015
    June 2015
    May 2015
    April 2015
    March 2015
    February 2015
    January 2015
    December 2014
    November 2014
    October 2014
    September 2014
    August 2014
    July 2014
    June 2014

    Categories

    All

    RSS Feed

Yayasan Jurnal Perempuan| Alamanda Tower, 25th Floor | Jl. T.B. Simatupang Kav. 23-24 Jakarta 12430 | Telp. +62 21 2965 7992 Fax. +62 21 2927 7888 | [email protected]
  • TENTANG KAMI
    • Profil
    • Kontak
    • Laporan Tahunan
    • Demo Suara Ibu Peduli
    • Rilis JP
  • Jurnal Perempuan
    • Indonesian Feminist Journal
    • Kirim Tulisan
  • YJP PRESS
    • Buku Seri YJP Press
  • KAFFE
    • Booklet KAFFE
  • Podcast JP
    • Radio JP
  • Sahabat JP
    • Daftar Nama SJP
    • International Friends of JP
    • Blog SJP
    • Gathering SJP
  • Wacana Feminis
    • Tokoh Feminis
    • Cerpen/Puisi Feminis
  • Warta Feminis
  • Warung JP
    • Daftar Toko Buku
  • Toeti Heraty Scholarship
    • Biodata Penerima Beasiswa 2022
    • Biodata Penerima Beasiswa 2023
    • Biodata Penerima Beasiswa 2024
    • Biodata Penerima Beasiswa 2025