Jurnal Perempuan
  • TENTANG KAMI
    • Profil
    • Kontak
    • Laporan Tahunan
    • Demo Suara Ibu Peduli
    • Rilis JP
  • Jurnal Perempuan
    • Indonesian Feminist Journal
    • Kirim Tulisan
  • YJP PRESS
    • Buku Seri YJP Press
  • KAFFE
    • Booklet KAFFE
  • Podcast JP
    • Radio JP
  • Sahabat JP
    • Daftar Nama SJP
    • International Friends of JP
    • Blog SJP
    • Gathering SJP
  • Wacana Feminis
    • Tokoh Feminis
    • Cerpen/Puisi Feminis
  • Warta Feminis
  • Warung JP
    • Daftar Toko Buku
  • Toeti Heraty Scholarship
    • Biodata Penerima Beasiswa 2022
    • Biodata Penerima Beasiswa 2023
    • Biodata Penerima Beasiswa 2024
    • Biodata Penerima Beasiswa 2025
Warta Feminis

Nissa Wargadipura: “Food Hero” dalam Pertanian Keluarga Berbasis Agroekologi Demi Menjaga Ketahanan Pangan

29/10/2024

 
PictureDok. Jurnal Perempuan
     Pada Jumat (25/10/2024) telah digelar acara "Dari Garut untuk Dunia" di KeKini Ruang Bersama, Cikini, Jakarta Pusat. Acara ini merupakan temu media dan mitra yang dipandu oleh Indonesia untuk Kemanusiaan (IKa), menghadirkan Nissa Wargadipura seorang aktivis lingkungan dan pendiri Pesantren Ekologi Ath-Thaariq, yang berhasil meraih penghargaan "Food Hero" 2024 dari Food and Agriculture Organization (FAO).

     Acara ini juga dihadiri oleh Sita Supomo selaku Direktur Eksekutif IKa. Hadir juga Noer Fauzi Rachman, Ph.D., seorang peneliti dan pengajar yang berbagi pandangan mengenai pentingnya agroekologi dalam konteks ketahanan pangan di Indonesia. Turut diundang perwakilan dari berbagai media, serta Agam selaku perwakilan FAO Indonesia.

     Penghargaan ini diserahkan pada Global Family Farming Forum di Roma, Italia, pada 16 Oktober 2024 lalu. Nissa termasuk dalam daftar 26 individu dari seluruh dunia yang diakui dunia berkontribusi signifikan dalam memajukan akses pangan berkelanjutan, bergizi, dan terjangkau bagi komunitas lokal dan global.

     Nissa mendapatkan penghargaan tersebut berkat dedikasinya dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pertanian keluarga dan agroekologi melalui Pesantren Ekologi Ath-Thaariq yang didirikannya pada tahun 2008. Pendirian Pesantren Ekologi Ath-Thaariq ini berangkat dari beberapa krisis sosial, seperti kerusakan ekologis, perubahan iklim, hilangnya pengetahuan kearifan lokal, anak-anak berkebutuhan khusus, hingga stunting dan gizi buruk.
​

     Dedikasi Nissa dalam menyebarkan pemahaman tentang pertanian keluarga dan agroekologi berperan penting dalam pengakuan ini. Melalui Pesantren Ekologi Ath-Thaariq, Nissa menyelaraskan ilmu pertanian berkelanjutan dengan nilai-nilai agama. Pesantren ini menawarkan pembelajaran agroekologi, mengajarkan generasi muda tentang ketahanan pangan melalui pendekatan ramah lingkungan, yang relevan dengan tantangan iklim saat ini. Nissa menjelaskan bahwa Ath-Thaariq mendorong pemahaman Islam sebagai rahmat untuk seluruh alam, dengan tiga pilar utama yakni ilmu pengetahuan, praktik nyata, dan gerakan sosial.
Picture
Dok. Jurnal Perempuan
​     Sita Supomo turut mengapresiasi prestasi Nissa. Menurut Sita, pendekatan Nissa yang partisipatif berhasil memperluas dampak dari lingkup keluarga ke masyarakat luas, sehingga meningkatkan ketahanan pangan sekaligus kelestarian lingkungan. IKa telah mendukung inisiatif Nissa sejak 2011, termasuk pemberian hibah untuk pengembangan modul “Green Islam” yang mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan lingkungan dan feminisme dalam ajaran Islam.
​

     Dalam acara ini, nilai-nilai ekofeminisme terlihat jelas, sejalan dengan pemikiran Vandana Shiva yang mengadvokasi pentingnya pemberdayaan perempuan dalam menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan. Seperti Shiva, Nissa mengedepankan peran benih lokal sebagai simbol keberlanjutan dan ketahanan pangan. Pendekatan pertanian yang dikelola oleh perempuan ini menghubungkan kedaulatan pangan dengan keadilan sosial, yang mengakui kontribusi perempuan sebagai penjaga tanah dan sumber daya alam yang berkelanjutan.

     Selain itu, diskusi ini juga membahas pentingnya melawan industrialisasi dan korporatisasi sektor pertanian yang seringkali merusak ekosistem dan meminggirkan komunitas lokal. Vandana Shiva berpendapat bahwa sistem pertanian industrialis hanya menguntungkan segelintir pihak dan mengabaikan kesejahteraan lingkungan serta keanekaragaman hayati. Hal ini tercermin dalam pendekatan Nissa yang mengutamakan penyerbukan alami, tanpa pestisida, dan sistem pertanian polikultur yang mampu menjaga keseimbangan ekosistem serta meningkatkan ketersediaan pangan lokal.

     Bagi Nissa, pertanian keluarga dan agroekologi adalah langkah strategis untuk mengamankan ketahanan pangan jangka panjang. Dengan sistem zonasi yang dibuat berdasarkan kebutuhan keluarga, Ath-Thaariq telah mengembangkan 45 zonasi yang spesifik untuk kebutuhan berbeda. Zona-zona ini beragam, dari zona penyimpanan beras, zona dapur bersama, hingga zona lebah madu dan lain-lain, semuanya saling menjaga dan melengkapi kebutuhan dasar pesantren dan masyarakat sekitar.

     Gerakan cinta lingkungan menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran dan kontribusi penting dalam menghadapi krisis iklim global. Inisiatif Nissa dari Garut, Jawa Barat, diakui secara global, memberikan inspirasi bahwa perubahan dan gerakan ini dapat dimulai dari keluarga, komunitas lokal, demi keberlanjutan dunia.
​

     Acara ini menjadi momentum untuk mendorong dan memperkuat jaringan komunitas, swasta, lembaga pemerintah, organisasi masyarakat sipil, media, yang berkomitmen pada keadilan lingkungan dan sosial, serta mengakui peran dan kontribusi perempuan sebagai pemimpin perubahan dalam sektor pertanian yang lebih adil dan berkelanjutan. (Putu Gadis Arvia Puspa)
.


Comments are closed.
    Jurnal Perempuan
    ​
    terindeks di:
    Picture

    Archives

    November 2025
    October 2025
    September 2025
    August 2025
    July 2025
    June 2025
    May 2025
    April 2025
    March 2025
    February 2025
    January 2025
    December 2024
    November 2024
    October 2024
    September 2024
    August 2024
    July 2024
    June 2024
    May 2024
    April 2024
    March 2024
    February 2024
    January 2024
    December 2023
    November 2023
    October 2023
    September 2023
    August 2023
    July 2023
    June 2023
    May 2023
    April 2023
    March 2023
    February 2023
    January 2023
    December 2022
    November 2022
    October 2022
    September 2022
    August 2022
    July 2022
    June 2022
    May 2022
    April 2022
    March 2022
    February 2022
    January 2022
    December 2021
    November 2021
    October 2021
    September 2021
    August 2021
    July 2021
    June 2021
    April 2021
    March 2021
    February 2021
    January 2021
    December 2020
    October 2020
    August 2020
    July 2020
    June 2020
    April 2020
    March 2020
    February 2020
    January 2020
    December 2019
    November 2019
    October 2019
    September 2019
    August 2019
    July 2019
    June 2019
    May 2019
    April 2019
    March 2019
    February 2019
    January 2019
    December 2018
    November 2018
    October 2018
    September 2018
    August 2018
    July 2018
    June 2018
    May 2018
    April 2018
    March 2018
    February 2018
    January 2018
    December 2017
    October 2017
    September 2017
    August 2017
    July 2017
    June 2017
    May 2017
    April 2017
    March 2017
    December 2016
    November 2016
    September 2016
    August 2016
    July 2016
    June 2016
    May 2016
    April 2016
    March 2016
    February 2016
    January 2016
    December 2015
    November 2015
    October 2015
    September 2015
    August 2015
    July 2015
    June 2015
    May 2015
    April 2015
    March 2015
    February 2015
    January 2015
    December 2014
    November 2014
    October 2014
    September 2014
    August 2014
    July 2014
    June 2014

    Categories

    All

    RSS Feed

Yayasan Jurnal Perempuan| Alamanda Tower, 25th Floor | Jl. T.B. Simatupang Kav. 23-24 Jakarta 12430 | Telp. +62 21 2965 7992 Fax. +62 21 2927 7888 | [email protected]
  • TENTANG KAMI
    • Profil
    • Kontak
    • Laporan Tahunan
    • Demo Suara Ibu Peduli
    • Rilis JP
  • Jurnal Perempuan
    • Indonesian Feminist Journal
    • Kirim Tulisan
  • YJP PRESS
    • Buku Seri YJP Press
  • KAFFE
    • Booklet KAFFE
  • Podcast JP
    • Radio JP
  • Sahabat JP
    • Daftar Nama SJP
    • International Friends of JP
    • Blog SJP
    • Gathering SJP
  • Wacana Feminis
    • Tokoh Feminis
    • Cerpen/Puisi Feminis
  • Warta Feminis
  • Warung JP
    • Daftar Toko Buku
  • Toeti Heraty Scholarship
    • Biodata Penerima Beasiswa 2022
    • Biodata Penerima Beasiswa 2023
    • Biodata Penerima Beasiswa 2024
    • Biodata Penerima Beasiswa 2025