Jurnal Perempuan
  • TENTANG KAMI
    • Profil
    • Kontak
    • Laporan Tahunan
    • Demo Suara Ibu Peduli
    • Rilis JP
  • Jurnal Perempuan
    • Indonesian Feminist Journal
    • Kirim Tulisan
  • YJP PRESS
    • Buku Seri YJP Press
  • KAFFE
    • Booklet KAFFE
  • Podcast JP
    • Radio JP
  • Sahabat JP
    • Daftar Nama SJP
    • International Friends of JP
    • Blog SJP
    • Gathering SJP
  • Wacana Feminis
    • Tokoh Feminis
    • Cerpen/Puisi Feminis
  • Warta Feminis
  • Warung JP
    • Daftar Toko Buku
  • Toeti Heraty Scholarship
    • Biodata Penerima Beasiswa 2022
    • Biodata Penerima Beasiswa 2023
    • Biodata Penerima Beasiswa 2024
    • Biodata Penerima Beasiswa 2025
Warta Feminis

Di Balik Pintu Rumah: Belajar Bersuara Bersama untuk Pekerja Rumah Tangga Anak

2/6/2026

 
PictureDok. Jurnal Perempuan
     ​Jakarta, 23 Mei 2026, PUSKAPA (Pusat Kajian dan Advokasi Perlindungan dan Kualitas Hidup Anak Universitas Indonesia) melangsungkan lokakarya bertajuk “Di Balik Pintu Rumah: Tersembunyinya Pekerja Rumah Tangga Anak” di Wahid Hasyim, Jakarta. Acara berlangsung secara sukarela dan berdasarkan persetujuan peserta. Sejak awal, peserta anak yang hadir tidak ditempatkan sebagai pendengar pasif, peserta anak memiliki posisi sebagai individu yang memiliki agensi atas dirinya sendiri.

     ​​Kegiatan yang diselenggarakan oleh PUSKAPA mengajak peserta memahami realitas pekerja rumah tangga anak (PRT-A) melalui karakter bernama “Prita”. Melalui karakter tersebut, isu pekerja rumah tangga anak diperkenalkan secara dekat dan mudah dipahami. Lokakarya berlangsung secara interaktif. Anak-anak diajak merefleksikan apakah mereka pernah menemui “Prita” di lingkungan sekitar mereka. Pertanyaan itu dapat membuka ruang bagi berbagai pengalaman yang selama ini mungkin tersembunyi di balik kehidupan sehari-hari.

     ​Salah satu peserta dari Jakarta menceritakan tentang seorang anak yang ia temui menjelang masuk SMA yang memilih bekerja karena keterbatasan ekonomi dan kesempatan untuk belajar. Peserta lain juga berbagi bahwa di kampung halamannya terdapat banyak anak yang menjadi pekerja rumah tangga.

     ​Diskusi kemudian dilanjutkan dengan penayangan video mengenai pekerja rumah tangga anak yang menjadi “teman sebaya” bagi anak pemberi kerjanya. Melalui berbagai cerita dan pengalaman tersebut, isu pekerja rumah tangga anak dapat hadir sebagai kenyataan yang dekat dengan kehidupan anak-anak. 

     ​Dalam sesi berikutnya, Beti dari JARAK menjelaskan sejumlah istilah yang berkaitan dengan pekerja anak. Ia memaparkan perbedaan antara anak yang bekerja (working children) dan pekerja anak (child labor), serta mengaitkannya dengan ketentuan dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan. Sementara itu, Wina dari JALA PRT membagikan pengalaman hidupnya. Ia pertama kali bekerja pada usia 16 tahun untuk membantu perekonomian keluarga yang terlilit utang. Selama beberapa bulan, ia bekerja bersama saudaranya dengan upah Rp31 ribu pada tahun 1997. Pengalaman tersebut kemudian membawanya berpindah ke Jakarta untuk bekerja dengan upah Rp100 ribu per bulan.
​
     ​Kegiatan ini terdiri dari beberapa sesi, mulai dari pengenalan sosok Prita, bincang-bincang bersama JALA PRT, hingga sesi brainstorming untuk kampanye. Ruang ini patut dijadikan sebuah refleksi untuk kegiatan yang melibatkan anak, ruang yang diadakan PUSKAPA menunjukkan bagaimana anak-anak dapat dilibatkan secara bermakna dalam percakapan mengenai hak-hak anak dan keadilan sosial.
Picture
Dok. Jurnal Perempuan
     ​Sepanjang kegiatan, anak-anak diajak untuk menyadari bahwa mereka memiliki kemampuan untuk membantu teman-teman sebaya yang menjadi pekerja rumah tangga anak. Mereka didorong untuk memahami bahwa perubahan tidak hanya dapat dilakukan oleh orang dewasa. Sebagai anak, mereka juga memiliki pemikiran, gagasan, dan suara yang layak didengar.

     ​Kegiatan ini juga menempatkan batasan dan kenyamanan sebagai hal yang penting. Anak-anak diberi pemahaman bahwa ketika ada sesuatu yang dirasa tidak nyaman, baik bagi anak maupun orang dewasa, mereka dapat menyampaikannya dan bersama-sama mencari jalan tengah. Dalam ruang tersebut, kesalahan tidak diposisikan sebagai sesuatu yang harus dihukum, kesalahan akan dilihat sebagai kesempatan untuk belajar bersama.
 
     ​Alih-alih mengeksploitasi ide anak-anak, kegiatan ini memberi ruang bagi mereka untuk berdiskusi dengan teman sebaya, menyampaikan pandangan, menyusun ide-ide yang sangat out of the box dan menarik sehingga menunjukkan bahwa kepedulian terhadap keadilan dapat tumbuh sejak usia muda. Relasi yang terbangun pun menjadi lebih setara: orang dewasa hadir sebagai pendamping, sementara anak-anak hadir sebagai subjek yang memiliki pandangan dan pengalamannya.

     ​Pada sesi kampanye, peserta diajak memikirkan cara mendukung pemenuhan hak pekerja rumah tangga anak. Ide-ide tersebut—baik yang terdengar “biasa” hingga yang sangat menarik dan tidak pernah terpikir sebelumnya—didengarkan dengan sungguh-sungguh, baik oleh PUSKAPA maupun oleh sesama peserta.

     ​Melalui lokakarya ini, anak-anak memiliki kapasitas untuk berpikir, berpendapat, dan berkontribusi. Ketika suara anak-anak diberi tempat, anak-anak tidak hanya belajar mengenai keadilan bagi teman-temannya. Anak akan merasakan bahwa adalah suatu hal yang mungkin untuk menjadi bagian dari perubahan. Di saat yang sama, orang dewasa pun diajak untuk mendengarkan, belajar, dan mengakui bahwa gagasan-gagasan besar dapat datang dari mereka yang selama ini sering dianggap terlalu muda untuk didengar. (Putri Nurfitriani)

Comments are closed.
    Jurnal Perempuan
    ​
    terindeks di:
    Picture

    Archives

    May 2026
    April 2026
    March 2026
    February 2026
    January 2026
    December 2025
    November 2025
    October 2025
    September 2025
    August 2025
    July 2025
    June 2025
    May 2025
    April 2025
    March 2025
    February 2025
    January 2025
    December 2024
    November 2024
    October 2024
    September 2024
    August 2024
    July 2024
    June 2024
    May 2024
    April 2024
    March 2024
    February 2024
    January 2024
    December 2023
    November 2023
    October 2023
    September 2023
    August 2023
    July 2023
    June 2023
    May 2023
    April 2023
    March 2023
    February 2023
    January 2023
    December 2022
    November 2022
    October 2022
    September 2022
    August 2022
    July 2022
    June 2022
    May 2022
    April 2022
    March 2022
    February 2022
    January 2022
    December 2021
    November 2021
    October 2021
    September 2021
    August 2021
    July 2021
    June 2021
    April 2021
    March 2021
    February 2021
    January 2021
    December 2020
    October 2020
    August 2020
    July 2020
    June 2020
    April 2020
    March 2020
    February 2020
    January 2020
    December 2019
    November 2019
    October 2019
    September 2019
    August 2019
    July 2019
    June 2019
    May 2019
    April 2019
    March 2019
    February 2019
    January 2019
    December 2018
    November 2018
    October 2018
    September 2018
    August 2018
    July 2018
    June 2018
    May 2018
    April 2018
    March 2018
    February 2018
    January 2018
    December 2017
    October 2017
    September 2017
    August 2017
    July 2017
    June 2017
    May 2017
    April 2017
    March 2017
    December 2016
    November 2016
    September 2016
    August 2016
    July 2016
    June 2016
    May 2016
    April 2016
    March 2016
    February 2016
    January 2016
    December 2015
    November 2015
    October 2015
    September 2015
    August 2015
    July 2015
    June 2015
    May 2015
    April 2015
    March 2015
    February 2015
    January 2015
    December 2014
    November 2014
    October 2014
    September 2014
    August 2014
    July 2014
    June 2014

    Categories

    All

    RSS Feed

Yayasan Jurnal Perempuan| Alamanda Tower, 25th Floor | Jl. T.B. Simatupang Kav. 23-24 Jakarta 12430 | Telp. +62 21 2965 7992 Fax. +62 21 2927 7888 | [email protected]
  • TENTANG KAMI
    • Profil
    • Kontak
    • Laporan Tahunan
    • Demo Suara Ibu Peduli
    • Rilis JP
  • Jurnal Perempuan
    • Indonesian Feminist Journal
    • Kirim Tulisan
  • YJP PRESS
    • Buku Seri YJP Press
  • KAFFE
    • Booklet KAFFE
  • Podcast JP
    • Radio JP
  • Sahabat JP
    • Daftar Nama SJP
    • International Friends of JP
    • Blog SJP
    • Gathering SJP
  • Wacana Feminis
    • Tokoh Feminis
    • Cerpen/Puisi Feminis
  • Warta Feminis
  • Warung JP
    • Daftar Toko Buku
  • Toeti Heraty Scholarship
    • Biodata Penerima Beasiswa 2022
    • Biodata Penerima Beasiswa 2023
    • Biodata Penerima Beasiswa 2024
    • Biodata Penerima Beasiswa 2025