Jurnal Perempuan
  • TENTANG KAMI
    • Profil
    • Kontak
    • Laporan Tahunan
    • Demo Suara Ibu Peduli
    • Rilis JP
  • Jurnal Perempuan
    • Indonesian Feminist Journal
    • Kirim Tulisan
  • YJP PRESS
    • Buku Seri YJP Press
  • KAFFE
    • Booklet KAFFE
  • Podcast JP
    • Radio JP
  • Sahabat JP
    • Daftar Nama SJP
    • International Friends of JP
    • Blog SJP
    • Gathering SJP
  • Wacana Feminis
    • Tokoh Feminis
    • Cerpen/Puisi Feminis
  • Warta Feminis
  • Warung JP
    • Daftar Toko Buku
  • Toeti Heraty Scholarship
    • Biodata Penerima Beasiswa 2022
    • Biodata Penerima Beasiswa 2023
    • Biodata Penerima Beasiswa 2024
    • Biodata Penerima Beasiswa 2025
Warta Feminis

“Bersama, Bergerak”: Akhiri Kekerasan Seksual Lewat Kolaborasi

24/12/2024

 
Picture
     Pada (19/12/2024) yang lalu, Cakra Wikara Indonesia (CWI) bersama FISIP UI Anti Kekerasan Seksual dan didukung oleh Program INKLUSI menyelenggarakan pemutaran perdana film pendek serta diskusi bertema “Mengakhiri Pembungkaman, Menegakkan Budaya Bicara: Tantangan dan Peluang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual”. Acara ini digelar secara luring di Auditorium Mochtar Riady, FISIP Universitas Indonesia, dan dihadiri oleh mahasiswa, organisasi pemuda, serta masyarakat umum.

     Ketua CWI, Anna Margret, membuka acara dengan memberikan kata sambutan. Dalam sambutannya, Anna menjelaskan bahwa film pendek berjudul “Bersama, Bergerak" merupakan hasil kerja kolektif yang menyoroti pentingnya kolaborasi lintas instansi, seperti Paralegal Depok, Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA), dan psikolog klinis dalam menanggulangi kekerasan seksual. Untuk diskusi juga menghadirkan kolektif mahasiswa dalam penanganan kasus kekersan seksual di kampus. “Kami sengaja melibatkan FISIP Anti Kekerasan Seksual (KS) yang fokus menjaga komitmen nol kekerasan seksual,” tambah Anna.
 
     Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pemutaran film dokumenter berdurasi 27 menit yang mengangkat kerja-kerja penanganan kekerasan seksual di berbagai tingkat. Film ini menampilkan sejumlah tokoh, seperti Sahat Farida dari Paralegal Depok, Noridha Weningsari sebagai psikolog klinis, Muda Mahendrawan selaku Bupati Kubu Raya periode 2009–2014 dan 2019–2024, serta Anjar Yusdinar sebagai Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak DP3AKB Jawa Barat.
 
     Usai pemutaran film, sesi diskusi panel dipandu oleh Dirga Ardiansa dari CWI. Diskusi menghadirkan narasumber, yakni Emily dari FISIP UI Anti Kekerasan Seksual, Sahat Farida, Noridha Weningsari, Anjar Yusdinar, dan Muda Mahendrawan yang berpartisipasi secara daring melalui Zoom. Dirga membuka diskusi dengan meminta para narasumber membagikan kesan mereka tentang produksi film ini.
 
     Noridha Weningsari menyampaikan kekhawatirannya awalnya terhadap sudut pandang yang digunakan dalam film. “Saya sempat mempertanyakan mengapa bukan sudut pandang korban yang ditonjolkan. Namun, saya mendapatkan jawaban yang memuaskan dari tim produksi bahwa pendekatan ini bertujuan menghindari eksploitasi cerita korban,” ujarnya.
 
     Emily dari FISIP UI Anti KS mengungkapkan rasa optimisme yang muncul setelah menyaksikan film. “Aku merasa perjuangan aku dan kawan-kawan FISIP Anti KS tidak sendiri. Ada tingkatan kerja mulai dari masyarakat akar rumput, seperti Paralegal Depok, hingga ke UPTD PPA yang sifatnya administratif,” ungkapnya.
 
     Salah satu topik utama diskusi adalah peran UPTD PPA sebagaimana diatur dalam UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) dan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2024. Anjar Yusdinar menjelaskan bahwa UPTD PPA memiliki tugas khusus untuk memberikan layanan kuratif dan pendampingan kasus.
 
     Muda Mahendrawan menambahkan pengalaman di Kabupaten Kubu Raya, di mana program penguatan kapasitas perempuan melalui sekolah-sekolah berbasis komunitas telah meluluskan hampir 2.600 perempuan desa.
 
     Pada sesi tanya jawab, Putri, salah satu peserta, bertanya tentang strategi pengarusutamaan isu kekerasan seksual, sementara Nina menanyakan indikator bahwa sebuah kasus kekerasan seksual telah selesai. Menjawab pertanyaan ini, Anjar menekankan pentingnya koordinasi lintas organisasi dan penyempurnaan upaya penanganan. Hal yang juga ditekankan oleh Anjar, yang menyebutkan bahwa penyelesaian sebuah kasus di UPTD PPA bisa dianggap tuntas jika seluruh tujuan pengaduan korban dalam formulir terpenuhi.
 
     Noridha menyoroti diperlukannya pedoman dan framework yang jelas untuk mengukur keberhasilan penyelesaian kasus. Emily menjelaskan bahwa budaya patriarkis yang masih kuat menjadi salah satu tantangan besar dalam penanganan kekerasan seksual. Sementara salah satu strategi yang dilakukan Emily bersama FISIP Anti KS, yaitu selain melakukan pendampingan korban, FISIP UI Anti KS juga aktif memberikan edukasi kepada mahasiswa agar lebih mengenali kekerasan seksual.
 
     Pemutaran film "Bersama, Bergerak" dan diskusi yang dihadirkan menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor, edukasi publik, dan regulasi yang kuat adalah kunci untuk menciptakan budaya bicara yang memberdayakan korban dan mencegah kekerasan seksual di masyarakat. (Gloria Sarah Saragih)

Comments are closed.
    Jurnal Perempuan
    ​
    terindeks di:
    Picture

    Archives

    December 2025
    November 2025
    October 2025
    September 2025
    August 2025
    July 2025
    June 2025
    May 2025
    April 2025
    March 2025
    February 2025
    January 2025
    December 2024
    November 2024
    October 2024
    September 2024
    August 2024
    July 2024
    June 2024
    May 2024
    April 2024
    March 2024
    February 2024
    January 2024
    December 2023
    November 2023
    October 2023
    September 2023
    August 2023
    July 2023
    June 2023
    May 2023
    April 2023
    March 2023
    February 2023
    January 2023
    December 2022
    November 2022
    October 2022
    September 2022
    August 2022
    July 2022
    June 2022
    May 2022
    April 2022
    March 2022
    February 2022
    January 2022
    December 2021
    November 2021
    October 2021
    September 2021
    August 2021
    July 2021
    June 2021
    April 2021
    March 2021
    February 2021
    January 2021
    December 2020
    October 2020
    August 2020
    July 2020
    June 2020
    April 2020
    March 2020
    February 2020
    January 2020
    December 2019
    November 2019
    October 2019
    September 2019
    August 2019
    July 2019
    June 2019
    May 2019
    April 2019
    March 2019
    February 2019
    January 2019
    December 2018
    November 2018
    October 2018
    September 2018
    August 2018
    July 2018
    June 2018
    May 2018
    April 2018
    March 2018
    February 2018
    January 2018
    December 2017
    October 2017
    September 2017
    August 2017
    July 2017
    June 2017
    May 2017
    April 2017
    March 2017
    December 2016
    November 2016
    September 2016
    August 2016
    July 2016
    June 2016
    May 2016
    April 2016
    March 2016
    February 2016
    January 2016
    December 2015
    November 2015
    October 2015
    September 2015
    August 2015
    July 2015
    June 2015
    May 2015
    April 2015
    March 2015
    February 2015
    January 2015
    December 2014
    November 2014
    October 2014
    September 2014
    August 2014
    July 2014
    June 2014

    Categories

    All

    RSS Feed

Yayasan Jurnal Perempuan| Alamanda Tower, 25th Floor | Jl. T.B. Simatupang Kav. 23-24 Jakarta 12430 | Telp. +62 21 2965 7992 Fax. +62 21 2927 7888 | [email protected]
  • TENTANG KAMI
    • Profil
    • Kontak
    • Laporan Tahunan
    • Demo Suara Ibu Peduli
    • Rilis JP
  • Jurnal Perempuan
    • Indonesian Feminist Journal
    • Kirim Tulisan
  • YJP PRESS
    • Buku Seri YJP Press
  • KAFFE
    • Booklet KAFFE
  • Podcast JP
    • Radio JP
  • Sahabat JP
    • Daftar Nama SJP
    • International Friends of JP
    • Blog SJP
    • Gathering SJP
  • Wacana Feminis
    • Tokoh Feminis
    • Cerpen/Puisi Feminis
  • Warta Feminis
  • Warung JP
    • Daftar Toko Buku
  • Toeti Heraty Scholarship
    • Biodata Penerima Beasiswa 2022
    • Biodata Penerima Beasiswa 2023
    • Biodata Penerima Beasiswa 2024
    • Biodata Penerima Beasiswa 2025