Persiapkan AFML 2026, OMS Rumuskan Agenda Pelindungan Pekerja Migran demi Mewujudkan Migrasi Aman16/7/2026
Dok. Jurnal Perempuan Pelindungan terhadap pekerja migran di kawasan Asia Tenggara semakin sulit karena semakin banyaknya kemajuan teknologi digital dan munculnya cara baru yang merugikan pekerja migran. Persoalan tersebut menjadi pembahasan utama dalam CSO Regular Meeting bertajuk "Mempersiapkan Agenda Masyarakat Sipil dalam ASEAN Forum on Migrant Labour (AFML) 2026" yang diselenggarakan oleh Migrant CARE pada Jumat (3/7/2026) di Bangi Kopi, Jakarta. Pertemuan ini bertujuan mempersatukan organisasi masyarakat sipil Indonesia agar bisa mengenali isu-isu yang paling penting dan menyusun rekomendasi bersama yang akan dibawa ke dalam ASEAN Forum on Migrant Labour (AFML) 2026 di Filipina. Diskusi dipandu oleh Trisna Dwi Yuni Aresta dengan menghadirkan Dewi Amalia dari Asia Pacific Mission for Migrants, Gemilang dari Greenpeace Indonesia, Dios dari Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI), dan Ifa dari Human Rights Working Group (HRWG). Dok. Jurnal Perempuan Jakarta (9/7/2026), bertempat di Auditorium Gedung I Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) Universitas Indonesia, terselenggara kegiatan Pendidikan Publik Jurnal Perempuan (JP) Edisi 123. Mengusung tajuk “Merebut Otoritas: Keadilan Epistemik, Keberlanjutan Hidup dan Politik Perempuan Adat”, kegiatan dirancang sebagai ruang diskusi kritis sekaligus ajang peluncuran edisi terbaru Jurnal Perempuan yang ke-123. Acara ini merupakan kolaborasi antara Jurnal Perempuan, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), FIB UI, serta didukung oleh Koalisi Kawal RUU Masyarakat Adat dan FIB UI. Toeti Heraty Scholarship 2026 Diluncurkan, YJP dan YTHR Perkenalkan Sembilan Penerima Beasiswa8/7/2026
Dok. Jurnal Perempuan Toeti Heraty Scholarship (THS) 2026 Angkatan kelima resmi diluncurkan melalui kegiatan Peluncuran THS 2026 dan Diskusi Publik yang diselenggarakan oleh Yayasan Jurnal Perempuan bersama Yayasan Toeti Heraty Roosseno secara daring melalui Zoom pada Kamis (2/7/2026). Kegiatan ini dibuka oleh Andi Thoifatul Misbach selaku Koordinator THS 2026. Ia menyampaikan bahwa peluncuran THS 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan sembilan penerima beasiswa yang telah terpilih melalui serangkaian proses seleksi. Peluncuran tersebut juga dirangkaikan dengan diskusi publik bertajuk "Kontribusi Strategis Perempuan dalam Transisi Hijau yang Berkeadilan" bersama Gadis Arivia, akademisi dan pendiri Yayasan Jurnal Perempuan, sebagai ruang refleksi mengenai peran strategis perempuan dalam mewujudkan transisi hijau yang berkeadilan. Dok. Jurnal Perempuan Dalam diskursus pembangunan di Indonesia, kepemimpinan perempuan hampir selalu dibicarakan melalui bahasa representasi. Pertanyaan yang diajukan berulang kali adalah berapa banyak perempuan menjadi kepala daerah, anggota legislatif, atau menduduki jabatan strategis dalam birokrasi. Cara pandang semacam ini secara tidak langsung menyamakan kepemimpinan dengan posisi formal, seolah-olah seseorang baru dapat disebut pemimpin ketika memperoleh legitimasi institusional. Akibatnya, pengalaman perempuan yang membangun perubahan sosial dari luar struktur kekuasaan sering kali luput dari perhatian, bahkan tidak dianggap sebagai praktik kepemimpinan. Dok. Jurnal Perempuan Pada Jumat (12/6/2026) di bilangan Jakarta Selatan, Arus Pelangi meluncurkan Laporan Catatan Kelam: Kekerasan terhadap LGBTIQ+ di Indonesia Tahun 2024–2025. Dalam laporan ini terlihat bahwa kekerasan terhadap LGBTIQ+ muncul sebagai pola yang berulang. Pola ini tidak terbatas pada: ruang privat atau publik, dunia luring atau ruang digital, dan siapa yang melakukannya. Kekerasan tersebut merupakan bagian dari kerentanan struktural yang terus direproduksi bermacam lapisan seperti sistem sosial, politik, hukum, dan budaya. |
Jurnal Perempuan
terindeks di: Archives
July 2026
Categories |





RSS Feed