Dok. Jurnal Perempuan Rabu (28/1/2026) pukul 10.15 WIB, Ruang Badan Anggaran Lantai 2 DPRD DIY mulai ramai dipenuhi undangan. Kehadiran Sahabat Jurnal Perempuan di DPRD DIY membawa misi besar. Sekitar 50 peserta yang hadir meliputi berbagai sektor, baik dari sektor pendidikan, komunitas perempuan lokal, komunitas agama dan instansi publik. Diskusi bertajuk “Perempuan dalam Kebijakan Daerah” menjadi ruang krusial untuk menagih janji kebijakan yang ramah perempuan dan difabel. Pertemuan ini menyoroti minimnya representasi perempuan di parlemen DIY yang saat ini hanya mencapai kisaran 18-19 persen, atau setara dengan 10 orang dari total 55 anggota. Dok. Jurnal Perempuan Kamis (22/1/2025), telah dilaksanakan kegiatan lokakarya mengenai sunat perempuan atau Pemotongan/Pelukaan Genitalia Perempuan (P2GP) yang dilaksanakan oleh Aliansi Remaja Independen (ARI) atas dukungan program TRANSITION dan Kementerian Luar Negeri Republik Ceko. Kegiatan dilaksanakan di bilangan Jakarta Pusat. Eco-ableism dan Ketimpangan Struktural: Membaca Inklusi Disabilitas dalam Krisis Lingkungan Hidup26/1/2026
Dok. Jurnal Perempuan Diskursus lingkungan hidup kerap diposisikan sebagai isu teknis dan universal, seolah dampak krisis ekologis dirasakan secara setara oleh semua orang. Padahal, pengalaman krisis lingkungan selalu bersifat tidak netral. Ia beroperasi melalui relasi kuasa, struktur sosial, dan kategori identitas yang saling beririsan—termasuk gender dan disabilitas. Perspektif inilah yang mengemuka dalam webinar “Hambatan Inklusi Disabilitas pada Persoalan Lingkungan Hidup dalam Konteks Eco-ableism” yang diselenggarakan oleh Mubadalah.id, via Zoom pada hari Kamis (22/1/2026), Pukul 15.30–17.00 WIB, dengan menghadirkan Hari Kurniawan, S.H., C.M.C., seorang profesional hukum, konsultan, pelatih GEDSI serta purna komisioner KOMNAS HAM periode tahun 2022-2025. Cerita Cinta Tanpa Batas: Peluncuran Buku “Kamarina Rindu Cinta” dan Diskusi Literasi Inklusif21/1/2026
Dok. Jurnal Perempuan Dalam rangka memperingati Hari Braille Internasional, Yayasan Mitra Netra menyelenggarakan diskusi dan peluncuran novel “Kamarina Rindu Cinta” karya Firliana Purwanti di Jakarta pada Rabu (14/1/2026). Selain berbentuk fisik, buku ini diluncurkan dalam bentuk audio digital dengan format Digital Accessible Information System (DAISY) dan E-PUB yang aksesibel bagi pembaca disabilitas netra. Acara ini mengundang Dina Lorenza (pekerja seni sekaligus Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat), Aria Indrawati (Humas Yayasan Mitra Netra) serta dimoderatori oleh Hadianti Ramadhani, seorang digital content creator dan penulis disabilitas netra. |
Jurnal Perempuan
terindeks di: Archives
January 2026
Categories |




RSS Feed