Jurnal Perempuan
  • TENTANG KAMI
    • Profil
    • Kontak
    • Laporan Tahunan
    • Demo Suara Ibu Peduli
    • Rilis JP
  • Jurnal Perempuan
    • Indonesian Feminist Journal
    • Kirim Tulisan
  • YJP PRESS
    • Buku Seri YJP Press
  • KAFFE
    • Booklet KAFFE
  • Podcast JP
    • Radio JP
  • Sahabat JP
    • Daftar Nama SJP
    • International Friends of JP
    • Blog SJP
    • Gathering SJP
  • Wacana Feminis
    • Tokoh Feminis
    • Cerpen/Puisi Feminis
  • Warta Feminis
  • Warung JP
    • Daftar Toko Buku
  • Toeti Heraty Scholarship
    • Biodata Penerima Beasiswa 2022
    • Biodata Penerima Beasiswa 2023
    • Biodata Penerima Beasiswa 2024
    • Biodata Penerima Beasiswa 2025
    • Biodata Penerima Beasiswa 2026

Menavigasi “Musim Dingin” Tubuh Perempuan di Tengah Tuntutan Produktivitas

8/6/2026

0 Comments

 
PictureDok. Hana Rusmalia
Hana Rusmalia
(Mahasiswa S-1 ​​Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)
 
     Bagi perempuan, kedatangan menstruasi—atau yang kerap disamarkan sebagai ‘tamu bulanan’—adalah rutinitas yang niscaya, alarm biologis yang setia, penanda bahwa ada kehidupan lain yang terus berputar di dalam tubuh. Namun jujur, berapa banyak perempuan yang benar-benar menyambut hari pertama menstruasi dengan helaan napas legas dan waktu cukup untuk beristirahat? Setelah mencoba untuk mengikuti ritme tubuh selama masa menstruasi, saya merasa ‘menyambut’ masa menstruasi dengan beristirahat adalah hal yang penting. Kendati begitu, apa jadinya jika perempuan tidak mengikuti ritme alamiahnya sebab masa menstruasi yang berbenturan dengan tuntutan jadwal produktivitas yang konstan? Arsyad (2026) dalam tulisannya menggambarkan, nilai seorang manusia modern yang semakin sering diukur melalui angka, skor, dan ‘produktivitas’ akan membuatnya kehilangan ruang untuk merefleksikan nilai moral dan berempati. Tak dapat dipungkiri, pilihan untuk slowing down saat menstruasi seringkali memicu rasa bersalah. Kita merasa kalah, tertinggal, dan terpaksa datang memenuhi jadwal dengan tidak berdaya.


Read More
0 Comments

First-Born Daughter dan Warisan Perempuan yang Selalu Diminta Dewasa

2/6/2026

0 Comments

 
PictureDok. Asada Nami (Shutterstock)
Yasyfa Nadhira
(Mahasiswa S-1 Ilmu Filsafat, Universitas Indonesia)
​
     “Belajar masak sana, nanti malu kalau udah nikah.”
     “Kamu sebagai calon ibu harus bisa urus rumah, jangan banyak ngeluh.”
 
     ​Di banyak keluarga, anak perempuan pertama tumbuh di dalam sebuah paradoks. Di satu sisi, ia diperlakukan sebagai seorang anak. Namun, pada saat yang sama, ia dituntut untuk memiliki “kedewasaan” yang bahkan belum tentu dimiliki oleh orang-orang dewasa di sekitarnya. Sejak usia dini, ia diajarkan untuk memahami kebutuhan orang lain, menjaga adik-adiknya, serta membantu pekerjaan domestik. Dalam banyak situasi, “kedewasaan” tersebut bukanlah privilese yang dapat dipilih secara sadar, melainkan tuntutan moral yang dilekatkan melalui kebiasaan sehari-hari.


Read More
0 Comments

    Author

    Sahabat Jurnal Perempuan

    Archives

    June 2026
    April 2026
    March 2026
    January 2026
    November 2025
    October 2025
    September 2025
    August 2025
    July 2025
    June 2025
    May 2025
    January 2025
    November 2024
    October 2024
    September 2024
    July 2024
    April 2024
    March 2024
    December 2023
    November 2023
    October 2023
    September 2023
    July 2023
    May 2023
    March 2023
    February 2023
    December 2022
    November 2022
    October 2022
    September 2022
    August 2022
    July 2022
    June 2022
    May 2022
    April 2022
    March 2022
    February 2022
    January 2022
    December 2021

    Categories

    All

    RSS Feed

Yayasan Jurnal Perempuan| Alamanda Tower, 25th Floor | Jl. T.B. Simatupang Kav. 23-24 Jakarta 12430 | Telp. +62 21 2965 7992 Fax. +62 21 2927 7888 | [email protected]
  • TENTANG KAMI
    • Profil
    • Kontak
    • Laporan Tahunan
    • Demo Suara Ibu Peduli
    • Rilis JP
  • Jurnal Perempuan
    • Indonesian Feminist Journal
    • Kirim Tulisan
  • YJP PRESS
    • Buku Seri YJP Press
  • KAFFE
    • Booklet KAFFE
  • Podcast JP
    • Radio JP
  • Sahabat JP
    • Daftar Nama SJP
    • International Friends of JP
    • Blog SJP
    • Gathering SJP
  • Wacana Feminis
    • Tokoh Feminis
    • Cerpen/Puisi Feminis
  • Warta Feminis
  • Warung JP
    • Daftar Toko Buku
  • Toeti Heraty Scholarship
    • Biodata Penerima Beasiswa 2022
    • Biodata Penerima Beasiswa 2023
    • Biodata Penerima Beasiswa 2024
    • Biodata Penerima Beasiswa 2025
    • Biodata Penerima Beasiswa 2026